loading...

LATAR BELAKANG
Artritis Reumatoid (AR) adalah penyakit inflamasi sistemik kronik yang terutama mengenai sendi diartrodial. Termasuk penyakit autoimun dengan etiologi yang tidak diketahui.
Penyakit ini merupakan suatu penyakit autoimun yang ditandai dengan terdapatnya sinovitis erosil simetrik yang walaupun terutama mengenai jaringan persendian, seringkali juga melibatkan organ tubuh lainnya. Sebagian besar pasien menunjukkan gejala penyakit kronik yang hilang timbul, yang jika tidak diobati akan menyebabkan terjadinya kerusakan persendian dan deformitas sendi yang progresif yang menyebabkan disabilitas bahkan kematian dini. Walaupun faktor genetik, hormon seks, infeksi dan umur telah diketahui berpengaruh kuat dalam menentukan pola morbiditas penyakit ini, hingga etiologi AR yang sebenarnya tetap belum dapat diketahui dengan pasti.1,2
Di dunia, insidensi AR kira-kira 3 kasus per 10,000 populasi, dan prevalensinya kira-kira 1%. AR menyerang semua populasi, walaupun penyakit ini lebih sering terjadi pada beberapa kelompok (cth, 5-6% pada beberapa suku Amerika asli) dan kurang sering pada yang lain (cth, bangsa negro di Caribia). Bila orang tua dengan AR resiko turun pada anaknya meningkat (2-3 kali). Penyakit terjadi pada kembar monozygotic kira-kira 15-20%, menunjukkan bahwa faktor nongenetik memainkan peranan penting. Karena frekuensi dunia relatif konstan, agen infeksius telah terbukti memainkan peran dalam etiologi.6
BAHAN LENGKAPANNYA DOWNLOAD DISINI