Skripsi Strategi Pembelajaran BCM (Bermain, Cerita, Menyanyi) dalam Membina Akhlak Anak Usia Dini di RA Pesantren
Anggapan bahwa pendidikan gagal membentuk anak didik berakhlak
mulia, berawal pada fenomena perilaku yang tidak terpuji. Sebagai pendidik,
membina akhlak anak sejak usia dini sangat dipentingkan. Karena pada usia ini
anak mudah sekali meniru apa yang mereka lihat dan dengar. Melihat karakter
anak seperti itu, maka pembelajaran yang menarik dan menyenangkan bagi anakanak
adalah yang selalu ”dibungkus” dengan permainan, suasana riang, bernyanyi
dan bercerita. Bukan pendekatan pembelajaran yang penuh dengan tugas-tugas
berat. Sehingga melalui pembelajaran yang menarik (BCM) secara tidak langsung
anak dapat mengenal kebiasaan-kebiasaan baik seperti berdo’a sebelum makan,
berbakti kepada orang tua dan guru, belajar mema’afkan, berkata jujur, dsb. BCM
digunakan guru sebagai perantara untuk membina akhlak anak, agar anak didik
mempunyai akhlaqul karimah yang kemudian dapat mempraktekkannya dalam
kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk mengambil judul
penelitian tentang Strategi Pembelajaran BCM dalam membina akhlak anak usia
dini di RA Pesantren Sabiilil Muttaqin Jeli Karangrejo Tulungagung.
Kajian dan pembahasan skripsi ini bertujuan untuk: 1) Untuk
mendeskripsikan pelaksanaan strategi pembelajaran BCM yang di lakukan guru
dalam membina akhlak anak usia dini di RA Pesantren Sabiilil Muttaqin Jeli
Karangrejo Tulungagung, 2) Untuk mendeskripsikan faktor hambatan guru dalam
melaksanakan strategi pembelajaran BCM dalam membina akhlak anak usia dini
di RA Pesantren Sabiilil Muttaqin Jeli Karangrejo Tulungagung, 3) Untuk
mendeskripsikan solusi dari hambatan-hambatan pelaksanaan strategi
pembelajaran BCM dalam membina akhlak anak usia dini di RA Pesantren
Sabiilil Muttaqin Jeli Karangrejo Tulungagung. Agar tujuan tersebut tercapai,
maka peneliti menggunakan pendekatan literatur dan kajian empiris/penelitian
lapangan.
Jenis penelitian ini adalah termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Adapun
yang menjadi subyek penelitian skripsi ini adalah: Kepsek, Guru RA PSM,
perwakilan siswa serta informan lain yang terkait dengan masalah yang dibahas.
Penelitian metode kualitatif dengan jenis studi kasus ini menggunakan tiga teknik
pengumpulan data yaitu: 1) Observasi, 2) Wawancara, dan 3) Dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1)Pelaksanaan strategi pembelajaran
BCM yang di lakukan guru dalam membina akhlak anak usia dini, yaitu: a)
Pembelajaran BCM digunakan pada semua mata pelajaran, b) Menerapkan
pembelajaran BCM pada materi akhlak dalam satu kali pertemuan secara
bervariasi, c) Memilih permainan, cerita, dan nyanyian yang sesuai dengan
pembinaan akhlak, d) Menggunakan media pembelajaran yang menarik, e)
Mengelola kelas dengan mengatur tata letak bangku, f) Menfokuskan pembinaan
akhlak untuk anak usia dini dengan tehnik pembiasaan melalui BCM, g)
Menjelaskan ulang makna dari BCM yang telah di sampaikan, h) Mengevaluasi
setiap perilaku siswa-siswi ketika proses pembelajaran berlangsung, 2) Faktor
hambatan guru dalam melaksanakan strategi pembelajaran BCM dalam membina
akhlak anak usia dini, yaitu: a) Kurangnya tenaga pendidik, b) Terbatasnya waktu
yang ada. 3) Solusi dari hambatan-hambatan pelaksanaan strategi pembelajaran
BCM dalam membina akhlak anak usia dini, yaitu: a) Menambah tenaga pendidik
dengan memanfaatkan sumber daya (lulusan-lulusan perguruan tinggi) di daerah
sekitar RA Pesantren Sabiilil Muttaqin Jeli Karangrejo Tulungagung, b)
Menambah jam pelajaran dengan konsekwensi adanya tambahan guru. DOWNLOAD FILENYA



















