loading...

Dalam penanaman banyak hal yang perlu diperhatikan antara lain jarak tanaman atau krapatan tanaman, pengolahan tanah dan saat tanam. Banyak dianjurkan tandur jajar , yaitu tanaman dengan jarak teratur dan barisab teratur. jarak tanam mempengaruhi kompetesi antara tanaman dalam penggunaan air dan zat hara demikian juga akan mempengaruhi koefesien cahaya dimana pada umumnya penggunaan jarak tanam yang lain, karena titik awalnya terjadi kompetesi tertunda (Kartasapoetra, 1998).
Lingkungan tanah meupakan sumber nutrisi an air bagi tanaman. Sedangkan lingkungan iklimyang penting antara lain: radiasi surya, suhu, dan kelembaban. Interaksi antar tanaman dengan faktor lingkungan akan memberikan gambaran (Suminarti, 2000).
tujuan daripengolahan salah satunya adalah membantu pengendalian erosi. Sehubungan dengan tujuan tersebut, seharusnya dijelaskan bahwa pengolahan lebih bertanggung jawab pada percepatan erosi dibandingkan untuk mengurangi erosi. Bagaimanapun garis luar pengolahan dapat membantu dalam pengendalian erosi. Proses pengolahan dasar pada kondisi sebagian besar kondisi adalah pembajakan mungkin belum dimengerti tetapi salh satu keuntungan utamanya adalah menghasilkan perusakan gulma (Pearson, 2000).
Jumlah bji yang disebarkan dalam satu lubang akan tergantung dari daya hidup (viabilitas) benih dan pada spesies benih yang ditanam. Untuk banyak spesies benih yang ditanam dua benih perlubang adalah ideal tetapi bagi beberapa (khusus jagung manis dan okra) hanya satu benih yang harus ditanam. Ini disebabkan karena bila lebih dari satu tanaman yang berhasil tumbuh dalam satu lubang, kerebahan akan terpacu. Untuk kedua spesies ini, harus dihindari benih yang daya kecambahnya jelek, jika terpaksa harus digunakan, kerapatan jaraknya harus ditingkatkan untuk mengimbangi daya kecambahnya yang jelek (William, 1999).
Jarak tanam berpengaruh nyata terhadap produksi per plot, produksi tongkol kedua per plotdan produksi perhektar, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman, luas daun, umur berbunga, dan produksi tanaman. Interaksi jarak tanaman dengan waktu penyiangan berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman, luas daun, umur berbunga, dan produksi pertanaman (Sulisityanto, 2006).